BERITALAIN.ID - PANGKALPINANG. Harga bawang merah lokal dipasar Ratu Tunggal Kota Pangkalpinang terjun bebas. Hal ini dilihat dari pantauan harga bahan pokok pangan yang dihimpun dari Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Perdagangan Kota Pangkalpinang bahwa harga bawang merah lokal turun hingga 20ribu.
Sebelumnya pada Jumat (26/03/2021) harga bawang merah mencapai harga Rp.56.500 sedangkan pada Senin (29/03/2021) harga bawang merah mengalami penurunan harga yang cukup signifikan sebesar Rp.20.000 menjadi Rp.36.500 perkilonya.
Kabid Pengembangan Perdagangan Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan, Ulpi Heriyanto mengatakan bahwa terjadinya penurunan harga bawang merah lokal ini dikarenakan saat ini pulau penghasil bawang itu, Brebes, Jawa Tengah sedang mengalami musim panen sehingga mengalami stok yang melimpah yang menyebabkan penurunaan harga bawang.
Adapun beberapa bahan pokok yang megalami penurunan harga diantaranya,
cabai merah keriting mengalami penurunan harga sebesar Rp.5.500 yang sebelumnya harga cabai merah Rp.60.500 menjadi Rp.55.000. Cabai rawit hijau turun Rp.5000 dari Rp.80.000 menjadi Rp.75.000, serta bawang putih turun Rp.3500 dari harga Rp.28.500 menjadi Rp.25.000.
Sedangkan kenaikan harga bahan pokok terjadi pada Cabai merah biasa sebesar Rp.2.500 yangmana sebelumnya harga cabai merah Rp. 57.500 menjadi Rp.60.000. Hal ini disebabkan oleh musim hujan yang mengakibatkan petani cabai gagal panen, sedangkan harga cabai diluar dan di pulau Bangka mengalami persamaan harga.
Selain itu, harga ikan tenggiri juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp.5000 dimana sebelumnya harga ikan tenggiri Rp.75.000 menjadi Rp.80.000.
"Untuk keseluruhan harga bahan pangan lainnya di pasar Kota Pangkalpinang tidak mengalami pergeseran harga/normal," tutup Ulpi.



