Logo
images

Aksi Damai Yang Dilakukan Oleh Drive Ojol Di Titik Nol Kilometer Pangkalpinang

Puluhan Drive Ojol Melakukan Demo Dititik Nol Pangkalpinang, Ini Pemicunya

Beritalain.id --- PANGKALPINANG. Puluhan perwakilan driver ojol Pangkalpinang yang tergabung dari Unit Reaksi Cepat Driver Ojol Pangkalpinang melakukan aksi damai meminta penutupan pendaftaran driver ojol baru.

Aksi damai yang tergabung dari 16 komunitas driver ojol yang terdiri dari Grab, Gojek serta Grab Car itu memulai aksinya dengan berorasi dari titik nol kilometer Kota Pangkalpinang dan mengakhiri konvio ke kantor Grab Pangkalpinang.

Ketua Unit Reaksi Cepat (URC) Driver Ojol Pangkalpinang, Revi Setiawan mengatakan bahwa aksi ini menuntut pihak manajemen Grab Pangkalpinang untuk menutup pendaftaran bagi driver yang baru. Pasalnya, dari dibukanya terus menerus pendaftaran drive ojol baru ini akan membuat keresahan bagi drive ojol yang lama yang berdampak pada masalah penghasilan.

"Selama ini sejak 2020, kami sudah cukup diam, tetapi pihak Grab belum menggubris hal tersebut. Katanya akan adanya pembatasan pendaftaran ternyata sampai hari ini tetap dibuka. Sampai saat ini kita terus melakukan komunikasi dengan pihak kantor untuk stop pendaftaran dengan segala konsekuensinya, ternyata pihak kantor terus membuka pendaftaran terus tanpa batas waktu," sesalnya, Kamis (27/01/2022).

Terkait itu, komunitas yang berjumlah 500 orang driver ojol tersebut berharap kepada pihak menejemen Grab untuk menutup pendaftaran baru guna pencegahan kearah gesekan dan bentrok fisik antara pihak terkait.

"Ini juga sudah mulai terjadi gesekan, tapi kita berusaha untuk mencegah kearah sana. Sebenarnya Gojek juga adanya buka pendaftaran tetapi adanya pembatasan sehingga tidak terpengaruh oleh kawan-kawan Gojek yang lama. Justru keresahan ini terjadi kepada kawan-kawan Grab," bebernya.

Dikatakan Revi, jika pihak Grab tidak mengubris hal tersebut maka pihaknya akan melakukan pergerakan yang lebih besar.



Dipost Oleh Ara

Selamat membaca di situs kami.

Tinggalkan Komentar