Beritalain.id --- PANGKALPINANG. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Pangkakpinang menyampaikan penolakan terhadap kebijakan Pemerintah yang menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Penolakan tersebut disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD Kota pangkngkalpinang, Arnadi. PKS menilai, kebijakan menaikkan BBM ini sangat tidak benar, karena tidak mendengar masukan yang tersebar di masyarakat, dan pemerintah tidak memahami hati dan jeritan rakyat..
Menurut Arnadi, kebijakan ini akan berdampak pada kalangan masyarakat luas, petani, nelayan, buruh/pekerja, pelaku UMKM, ibu rumah tangga dan masyarakat yang kurang mampu.
"Kenaikan harga BBM ini, telah menciderai semangat ‘Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat’ yang tengah digaung-gaungkan oleh pemerintah, karena kenaikan harga BBM ini akan berdampak pada harga-harga lainnya khususnya harga pangan, harga sembako," tegasnya.
"PKS dalam hal ini akan terus mengkonsolidasikan langkah politik demi memperjuangkan harga BBM bisa turun. Fraksi PKS Kota Pangkalpinang mendesak agar pemerintah kota dan DPRD ikut bersuara sebagai bukti keberpihakan pemerintah kota dan DPRD kepada rakyat. Ketuk hati pemerintah pusat, surati, sampaikan bahwa akan ada banyak dampak yang merugikan masyarakat kecil akibat kenaikan harga BBM ini," tukas Arnadi.



