PANGKALPINANG. Beritaain.id - Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang mengadakan pelatihan keamanan dan keselamatan di daya tarik wisata Kota Pangkalpinang.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Waspada mengatakan ada sebanyak 40 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut mulai dari desa wisata dan pengelolaan desa wisata. Adapun dalam pelatihan tersebut, pihaknya menghadirkan instruktur dari Basarnas yang bekerjasama dengan BPBD Kota Pangkalpinang dan BPBD Provinsi Bangka Belitung, Dinas Kesehatan serta PolPP karena berhubungan dengan keamanan dan keselamatan.
Dirinya mengatakan bahwa tujuannya dari pelatihan ini adalah untuk memberikannya semacam pemahaman bagi landguard atau pengelola, pemilik dari daya tarik wisata itu sendiri tentang bagaimana sebenarnya hal-hal yang dilakukan dalam pengelolaan keamanan dan keselamatan di daya tarik wisata baik yang berhubungan dengan bangunannya apakah perlu Apar serta bagaimana penanganan dan apa yang harus dilakukan apabila terjadi kecelakaan di daerah wisata tersebut.
Pelatihan ini berlaku kepada pimilik-pemilik tempat usaha yang memiliki landguard seperti Pasir Padi Bay, waterboom, hotel-hotel yang memiliki swiming poll atau kolam renang kemudian juga pasir padi dan sekitarnya.
"Jadi pelatihan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian program kita yang sebelumnya telah melaksanakan pelatihan homestay, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pengelolaan daya tarik wisata, pelatihan cara mengolah daya tarik wisata dan hari ini kita melaksanakan pelatihan keamanan dan keselamatan, berikutnya kita juga akan melaksankan pelatihan terkait inovasi yang berhubungan dengan digitalisasinya. Selain itu, nanti ada juga pelatihan - pelatihan berikutnya secara pararel. Jadi pelatihan - pelatihan yang dilakukan Dinas Pariwista ini untuk pemberdayaan masyarakat baik itu pengelola pemilik ataupun landguard dari sebuah daya tarik wisata," tukas Waspada.



